Sumenep – Selasa, 10 Februari 2026, suasana di Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 Sumenep terasa sedikit berbeda dari biasanya. Tim Instalasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (IPRSKPN) dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Surakarta hadir membawa misi penting.

Tim dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Kementerian Sosial hadir untuk membekali para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 Sumenep dengan pemahaman mengenai ancaman bahaya penyalahgunaan Napza yang kian hari kian canggih modusnya.

Sinergi untuk Satu Tujuan yang Sama

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan rangkaian sambutan yang penuh dengan optimisme.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 Sumenep
Sambutan perwakilan Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 Sumenep

Wakil Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus refleksi kritis terhadap tantangan zaman yang kian kompleks bagi peserta didik.

Dalam momentum tersebut, ditegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi antara SRT dengan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial maupun Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Surakarta telah menjadi kunci utama dalam mewujudkan layanan pendidikan yang inovatif. Melalui kemitraan strategis ini, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga wadah pengembangan karakter.

Mengutip pesan motivasi yang menyentuh hati, Wakil Kepala Sekolah menekankan pentingnya ketangguhan mental: “Jika luka mengajarkan kita empati, maka jatuh mengajarkan kita rendah hati, dan bangkit akan mengajarkan kita tentang harga diri.”

Pesan tersebut ditutup dengan ajakan kuat bagi para siswa untuk meninggalkan keraguan. “Berhentilah untuk ragu dan mulailah untuk berani, karena hidup kalian hanya akan berubah jika kalian berani melangkah hari ini.”

Selanjutnya tim dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Surakarta menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam melindungi aset paling berharga bangsa ini. Kolaborasi ini (Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Surakarta dengan Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 Sumenep) menunjukkan bahwa isu perlindungan generasi muda adalah tanggung jawab kolektif.

Menanamkan Percaya Diri di Tengah Tantangan Zaman

Memasuki inti acara, Tim IPRSKPN dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Surakarta tidak hanya memaparkan materi tentang jenis-jenis dan bahaya kesehatan akibat penyalahgunaan NAPZA saja. Tetapi juga tentang bagaimana membangun benteng pertahanan dari dalam diri melalui kepercayaan diri yang kokoh.

Para siswa diajak memahami bahwa godaan Napza sering kali masuk melalui celah keraguan diri dengan coba-coba dan keinginan untuk ‘diterima’ di lingkungan pergaulan yang salah. Dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi, seorang remaja akan lebih berani untuk mengatakan tidak pada hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka.

Pembekalan seperti ini menjadi sangat penting kepada generasi muda sejak dini. Mengingat Indonesia menuju ambang bonus demografi. Dimana ledakan penduduk usia produktif ini bagaikan pisau bermata dua.

Bonus demografi bisa menjadi berkah luar biasa yang membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan disegani pada tahun 2045. Atau malah menjadi bencana, jika generasi mudanya terjebak dalam lingkaran setan penyalahgunaan Napza.

WhatsApp Image 2026 02 13 at 16.28.07 - Ariefrd.id
Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 Sumenep sedang mengisi lembar soal yang dberikan

Di sinilah pentingnya visi Indonesia Emas ditanamkan sebagai cita-cita bersama yang harus dijaga dengan raga dan mental yang sehat.

Diskusi Hangat dan Evaluasi Akhir

Interaksi yang terjadi selama sesi diskusi menunjukkan betapa kritisnya para siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 Sumenep. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari fenomena tren sosial yang menjebak hingga cara memberikan bantuan jika ada orang terdekat yang terjerumus.

Menutup rangkaian kegiatan, siswa sekolah rakyat 49 Sumenep diminta untuk mengisi lembar soal yang telah disiapkan. Lembar evaluasi ini bukan untuk uji hafalan, melainkan cara untuk mengukur sejauh mana pesan-pesan moral dan pengetahuan teknis yang disampaikan telah terserap dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Ariefrd.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca