Malang – Upaya pemulihan dan keberfungsian sosial bagi klien pemasyarakatan memerlukan langkah yang terukur dan tepat sasaran. Selasa, 28 April 2026, saya bersama rekan-rekan dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Surakarta dari Kementerian Sosial melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kemensos yang bertempat di Bapas Kelas I Malang.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antarinstansi untuk memastikan bahwa proses reintegrasi sosial berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Dukungan Atensi Kemensos Bagi 53 Klien Binaan Bapas

Melihat wajah-wajah yang hadir di depan saya, menyadarkan bahwa reintegrasi sosial bukanlah narasi di atas kertas. Ini adalah tentang manusia! Tentang rasa percaya yang sempat hilang, dan tentang bagaimana negara hadir untuk mengulurkan tangan.

Penyaluran Atensi kemensos di bapas Malang
Sambutan dan arahan teknis kepada para Penerima Manfaat Bantuan Atensi Kemensos di Bapas kelas I Malang

Bantuan ATENSI yang diberikan khusus kepada 53 klien binaan yang masuk dalam klaster Napza melalui proses verifikasi ketat. Para penerima manfaat merupakan klien yang berada pada desil 1-5, berdasarkan hasil pengecekan pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan kelompok masyarakat yang paling rentan secara sosial ekonomi. Sehingga para penerima manfaat memiliki pijakan yang kuat untuk memulai hidup baru yang lebih bersih dan produktif.

Harapan bagi Binaan Bapas Klaster Napza

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bapas Kelas I Malang juga memberikan pesan kepada para klien binaan Bapas kelas I Malang. Beliau berpesan agar momentum ini tidak hanya dilihat sebagai pemberian bantuan materi semata, melainkan sebagai titik balik kehidupan. Masa pembimbingan yang dijalani para klien di Bapas diharapkan dapat menjadi fase refleksi untuk meninggalkan masa lalu dan melangkah ke depan dengan kepercayaan diri baru.

Baca Juga : Kemensos Tepati Janji, Orang Tua Siswa SRT 51 Bangkalan Terima Bantuan ATENSI

Kelancaran penyaluran bantuan Atensi Kemensos ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara berbagai pihak terkait. Penyaluran bantuan melibatkan peran aktif dari pihak Bapas kelas I Malang, termasuk para Pembimbing Kemasyarakatan (PK)-nya, yang mengawal proses dari penyampaian informasi sampai memastikan kehadiran para penerima manfaat bantuan Atensi.

Terima kasih telah membaca informasi ini. Silakan berbagi informasi dan pengetahuan melalui email dibawah atau dikolom komentar. Semoga kita dapat membangun masyarakat yang lebih baik.

Program Atensi Kemensos bagi para pemerlu layanan kesejahteraan sosial adalah bentuk perhatian pemerintah yang ingin mengatakan, “Kalian berharga, dan kalian tidak sendirian.” Rasa percaya diri inilah yang sering kali menjadi pembeda antara mereka yang berhasil bangkit dan mereka yang putus harapan.

Mereka yang memiliki modal yang tidak dimiliki orang lain. Pengalaman hidup yang keras! Jika pengalaman itu dikelola dengan baik, mereka bisa menjadi sosok yang paling vokal dalam mengedukasi masyarakat agar tidak terjerumus ke lubang yang sama.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Ariefrd.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca