Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pada tanggal 2 April 2023 (11 Ramadhan 1444H), orang tua kami (ibu) karena sudah menjadi takdir dari-Nya, akhirnya kembali kehadirat Allah Swt. Setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif selama kurang lebih 3 minggu di RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi, akibat stroke yang menyerang secara tiba-tiba.  Mohon do’a dari semua pembaca yang budiman, semoga amal ibadah almarhumah diterima Allah dan mendapatkan tempat terbaik disisi-Nya, Aamiin.

Kali ini kami tidak ingin membahas lebih lanjut mengenai kronlogis, layanan yang diberikan pihak rumah sakit (kami berterima kasih atas semua layanan kesehatan yang diterima), atau hal-hal lain terkait mengenai apa yang menimpa orang tercinta kami.

Cegah Stroke
dok.pri. Dalam Kenangan (Ibunda tersayang)

Melainkan ingin berbagi secara sederhana dari apa yang kami jumpai selama melakukan pendampingan di Rumah Sakit. Dalam hal ini, informasi mengenai apa itu Stroke, bagaimana mengenali dan cegah stroke.

Agar kita semua, khususnya bagi pembaca budiman yang tiba-tiba menemukan anggota keluarga, kerabat, atau sahabatnya mengalami kondisi yang tidak menyenangkan. Yang ternyata itu adalah gejala stroke atau bahkan kondisi stroke itu sendiri. Sehingga dapat segera mengambil atau melakukan tindakan yang tepat guna mencegah menjadi kondisi yang lebih buruk lagi.

Baca juga :

Apa itu Stroke ?

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada area otak yang terdampak akan segera mati.

Mengenali gejala dan tanda stroke

  • Senyum tidak simetris (melencong/menyon ke satu sisi), tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba;
  • Gerak dari separuh anggota tubuh melemah seketika;
  • Berbicara pelo atau bahkan tidak dapat berbicara secara tiba tiba, tidak mengerti kata-kata atau berbicara tidak nyambung;
  • Mengalami kebas, baal, atau kesemutan pada seluruh tubuh;
  • Rabun atau pandangan satu mata menjadi kabur secara tiba-tiba;
  • Mengalami sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

Faktor Risiko Stroke

Ada 2 faktor risiko stroke, pertama faktor yang dapat diubah dan kedua faktor yang tidak dapat diubah.

Faktor yang dapat diubah

  • Hipertensi,
  • Diabetes melitus,
  • Obesitas,
  • Dislipidemia,
  • Fibrilasi Atrium,
  • Pasca Stroke

Faktor yang tidak dapat diubah

  • Umur diatas 55 tahun
  • Jenis kelamin pria
  • Ras tertentu
  • Genetik (riwayat stroke keluarga)

Cegah stroke secara mandiri

  • Cek Kesehatan secara berkala, pemeriksaan berkala dapat dilakukan setiap 6 bulan seperti mengecek tekanan darah, cek kadar gula, cek lingkar perut, dan cek kolesterol.
  • Hindari asap rokok, karena perokok pasif memiliki kerawanan untuk menghirup zat berbahaya 3 kali lebih banyak dari perokok aktif.
  • Rajin beraktivitas fisik, aktivitas fisik yang aktif sebaiknya dilakukan 3-5 kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit per hari, seperti berlari, bermain sepak bola atau senam.
  • Diet sehat dengan gizi seimbang, setiap orang dianjurkan untuk mengkonsumsi garam rata-rata kurang dari 1,5 gram per hari, serta sayuran dan buah-buahan 400-600 gram per hari.
  • Istirahat yang cukup, saat seseorang terlelap, tubuh akan beristirahat dan mempersiakan kembali tenaga agar dapat beraktivitas dengan baik di esok hari.  
  • Kelola Stress, apabila sering mengalami ketegangan dan kegelisahan sangat rawan memicu terjadinya stress.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Banner pada RSUD dr. Chasbulah Abdul Majid Kota Bekasi

Eksplorasi konten lain dari Ariefrd.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca