Pemulihan bagi penyintas penyalahgunaan NAPZA tidak bisa dilakukan secara parsial. Proses ini membutuhkan pendekatan menyeluruh yang mencakup aspek medis, psikologis, dan sosial. Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan Penyaluran Bantuan Atensi kepada warga binaan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Unit Mari Mumet di Kalurahan Karangduwet, Gunungkidul.

Kegiatan dilaksanakan pada 10 November 2025 dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kalurahan Karangduwet, Kapanewon Paliyan.Kesadaran akan hal tersebut mendorong terjalinnya sinergi antara Instalasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (IPRSKPN) Sentra Terpadu Prof. DR. Soeharso Surakarta, Kementerian Sosial (Kemensos) dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY.

bantuan Atensi
Penyaluran bantuan Atensi oleh IPRSKPN di Kalurahan Karang Duwet, Paliyan

8 Penyintas KPN Warga Binaan IBM Mari Mumet Terima Bantuan Atensi

Pemberian bantuan Atensi kepada KPN dirancang untuk memastikan para penyintas mendapatkan dukungan berkelanjutan agar mampu kembali pulih. Bantuan ini juga menyentuh aspek psikososial yang penting dalam proses pemulihan.

Dengan adanya dukungan tersebut, para penyintas diharapkan dapat lebih kuat dalam menghadapi tantangan hidup. Sehingga para penyintas dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri, melainkan didampingi oleh lingkungan yang peduli dan mendukung.

Bantuan atensi yang diberikan kepada para penyntas KPN dirancang secara praktis agar dapat langsung menyentuh kebutuhan mereka. Paket nutrisi disediakan untuk menunjang kesehatan fisik sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal. Dengan dukungan ini, klien memiliki akses terhadap asupan gizi yang memadai dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Bersama IPWL PABM Nawacita Membangun Kembali Kehidupan

Sementara bahan pokok dan perlengkapan harian dimaksudkan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup layak dan mendukung aktivitas sehari-hari agar lebih lancar. Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup klien secara menyeluruh.

Sebanyak 8 klien IBM Unit Mari Mumet menerima bantuan ini. Penyaluran dilakukan sesuai prinsip Intervensi Berbasis Masyarakat, yang menekankan pentingnya pendampingan langsung di lingkungan sosial terdekat klien.

Apresiasi dan Komitmen Pemerintah Kalurahan

Kehadiran pemerintah tingkat desa menjadi bukti nyata bahwa pemulihan sosial juga menjadi perhatian pemerintah lokal. Dalam sambutannya, Lurah Karangduwet menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pihak Kemensos (IPRSKPN Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Surakarta), BNNP DIY, IBM Unit IBM Mari Mumet dengan pemerintah kalurahan. Ia menegaskan komitmen Kalurahan Karangduwet untuk terus mendukung program sosial yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup dan ketahanan sosial masyarakat.

“Semoga bantuan ini menjadi semangat baru bagi klien (para penyintas KPN) untuk terus melangkah menuju kehidupan yang lebih baik. Kalurahan akan selalu hadir mendukung upaya pemulihan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Sinergi antara Kemensos, BNNP DIY, dan pemerintah kalurahan, serta IBM Mari Mumet menunjukkan bahwa pemulihan penyintas penyalahgunaan NAPZA membutuhkan pendekatan holistik. Dengan dukungan sosial yang nyata, diharapkan klien semakin bersemangat menjalani proses rehabilitasi, membangun kembali kepercayaan diri, serta menata masa depan yang lebih sehat dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Ariefrd.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca