Teknik Dokumentasi Dalam Pengumpulan Data

 

Pengertian Teknik Dokumentasi dan Dokumen

 

Teknik dokumentasi atau juga studi dokumentasi merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektronik.

 

Dokumen yang telah diperoleh kemudian diuraikan (analisis), dibandingkan dan dipadukan (sintesis) membentuk satu hasil kajian yang sistematis, padu dan utuh. Jadi teknik dokumentasi tidak sekedar mengumpulkan dan menuliskan atau melaporkan dalam bentuk kutipan-kutipan tentang sejumlah dokumen, namun yang dilaporkan adalah hasil analisis terhadap dokumen-dokumen tersebut (Amirin, 2000).

 

Dokumen menurut Guba dan Lincoln (1981: 228) adalah setiap bahan tertulis ataupun film, yang dipersiapkan karena adanya permintaan seorang penyidik.

 

Manfaat Teknik Dokumentasi

 

Teknik dokumentasi dapat digunakan sebagai alat pengumpul data, karena alasan-alasan berikut.

  1. Merupakan sumber yang stabil, kaya, dan mendorong.
  2. Berguna sebagai bukti untuk suatu pengujian, misalnya pembuktian persidangan.
  3. Sifatnya alamiah, sesuai dengan konteks, lahir dan berada dalam konteks, tidak dibuat-buat.
  4. Relatif murah dan tidak sulit diperoleh, meskipun perlu ditelusuri lebih dahulu.
  5. Tidak bersifat reaktif, sehingga cukup mudah ditemukan dengan cara kajian isi (content analysis).
  6. Hasil content analysis akan membuka kesempatan untuk lebih memperluas tubuh pengetahuan terhadap sesuatu yang diselidiki.

 

Baca Juga :

Apakah ada komentar