ProKUS dan Penguatan bagi Pelaksana di Dua Lokasi

ProKUS dan Penguatan Program

Yogyakarta, (4/12) – Pemberdayaan Sosial merupakan upaya yang mengarah pada terwujudnya warga negara yang mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, dari yang awalnya mengalami masalah sosial. Hal tersebut sesuai dengan Undang – undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Dan Salah satu Program Pemberdayaan Sosial yang dilakukan oleh Kementerian Sosial adalah melalui Program Kewirausahaan Sosial atau ProKUS.

Dan pada tanggal 3 – 4 Desember 2020 di Hotel Tara Yogyakarta, Kementerian Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat kembali melakukan kegiatan Penguatan ProKUS. Pada kegiatan kali ini hadir sebagai peserta kegiatan, pelaksana ProKUS di dua lokasi sasaran yaitu Kab. Semarang dan Kab. Bantul. Sebelumnya, Kementerian Sosial juga telah melakukan penguatan ProKUS terhadap pelaksana kegiatan dari tiga wilayah (DKI Jakarta, Kab. Majalengka dan Kab. Bandung Barat) pada tanggal 24 – 25 November di El Royal Hotel Bandung.

Sebelum melaksanakan kegiatan, panitia melakukan rapid test terhadap calon peserta. Bagi peserta yang hasil pemeriksaanya menunjukan gejala reaktif, diminta untuk kembali ke daerahnya dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam laporannya, Direktur Pemberdayaan Sosial perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat Serimika BR Karo menyampaikan bahwa pada Tahun 2020, target sasaran ProKUS di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Bantul ada sebanyak 306 penerima manfaat dan tersebar di 32 Kecamatan.

Lihat juga :ProKUS dan Penguatan Program di Tahun 2020

Kegiatan Penguatan ProKUS

Kegiatan Penguatan ProKUS mengundang 64 peserta. Peserta terdiri dari Inkubator dan mentor usaha yang berasal dari Pusat Inovasi dan Bisnis Politeknik Negeri Semarang, Mentor usaha dari wilayah Bantul, TKSK dan Dinas Sosial dari Kabupaten Semarang dan Kabupaten Bantul. Pada kesempatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial membacakan arahan Dirjen Pemberdayaan Sosial.

Salah satu poin utamanya adalah upaya untuk dapat menumbuhkan dan meningkatkan kesejahteraan, termasuk menaikkan kondisi sosial ekonomi para KPM PKH Graduasi. Dan unsur penting yang perlu ada yaitu pelatihan, bimbingan dan pendampingan. Oleh karenanya pendampingan ekonomi dan pendampingan sosial oleh para lembaga inkubasi dan mentor bisnis, serta TKSK, merupakan bagian penentu keberhasilan program kewirausahaan sosial. Dan hal itu jugalah yang akan menjadi bagian perjalanan kemandirian keluarga penerima manfaat.

ProKUS dan Penguatan Program
Penyampaian materi oleh Narasumber Penguatan ProKUS 2020 di Hotel Tara Yogyakarta

Baca Juga : Penyusunan Instrumen Monev ProKUS

Beberapa narasumber yang hadir mengisi acara tersebut antara lain: Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah; Pusat Investasi Pemerintah (PIP); dan Himbara; serta Widyaiswara dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Jakarta.

Dengan adanya pelaksanaan kegiatan Penguatan ProKUS ini, semoga mampu memberikan kesamaan persepsi, pemahaman, dan pengetahuan pelaksanaan program kewirausahaan sosial. Serta dapat membangun dan meningkatkan koordinasi, jejaring kerja serta sinergi dari berbagai pihak terkait penyelenggaraan ProKUS. (42)

Apakah ada komentar

%d blogger menyukai ini: