Pemohon Paten Di Indonesia Dalam Kurun 2015-2020

Paten

Paten merupakan hak eksklusif yang berdasarkan hukum diberikan kepada inventor (sebagai pemohon paten) atas invensinya yang memiliki sifat kebaruan, mengandung langkah inventif, dan dapat diaplikasikan pada industri.

Sesuai UU No 13 Tahun 2016 tentang Paten dengan perubahan UU Cipta Kerja No 11 Tahun 2020, hak perlindungan paten diberikan selama 20 tahun, sedangkan paten sederhana (pengembangan baru dari produk yang sudah ada) diberikan selama 10 tahun.

Paten seringkali dipakai berbagai indikator internasional seperti Global Competitiveness Report dan Global Innovation Index sebagai indikator kemampuan inovasi suatu negara. Lalu berapa jumlah paten di Indonesia setiap tahunnya?

Baca Juga : IKPA dan 13 Indikator Pelaksanaannya

Pemohon Paten Dalam Negeri Cenderung Meningkat

Berdasarkan data Direktorat Pengukuran dan Indikator Riset, Teknologi dan Invasi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) yang diunggah dalam akun intagram @brin_indonesia, yang dikutip dari Laporan Tahunan DJKI Kemenkumham Tahun 2020, Jumlah paten pemohon dalam negeri yang diberi (granted) tiap tahun cenderung meningkat.

pemohon paten
gambar Instagram @brin_indonesia

Peningkatan jumlah pemohon paten dalam negeri dari Tahun 2015 hingga 2020 terus meningkat. Hal tersebut nampak pada statistik jumlah pemohon. Pada tahun 2015 tercatat sebanyak 162 pemohon, lalu meningkat pada Tahun 2016 sebanyak 317 pemohon. Demikian pula pada Tahun 2017 (413 pemohon), 2018 (519 pemohon), 2019 (619 pemohon) dan 2020 (639 pemohon).

Pada Tahun 2019 terjadi lonjakan yang cukup signifikan untuk jumlah paten sederhana yang diberi (granted) dari pemohon dalam negeri. Terdapat 607 pemohon yang diberi (granted) dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 275 pemohon yang diberi (granted) paten sederhana.

Baca Juga :

Top 10 Institusi Pemohon Paten di Indonesia

Tahun 2020 terdapat 10 besar Institusi yang mengajukan permohonan paten di Indonesia. Diantara 10 besar pemohon paten di Indonesia tersebut, 5 diantaranya berasal dari domestik.

Berikut 10 besar Intitusi Pemohon paten di Indonesia Tahun 2020 :

  1. 237 usulan dari LPPM Universitas Andalas
  2. 179 usulan dari Honda Motor Co, LTD
  3. 159 usulan dari LPPM Universitas Brawijaya
  4. 139 usulan dari Universitas Gadjah Mada
  5. 135 usulan dari Huawei Technologies Co, LTD
  6. 130 usulan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia/ LIPI (Sekarang Badan Riset dan Inovasi Nasional/ BRIN)
  7. 127 usulan dari Qualcom Incoporated
  8. 127 usulan dari Unilever N.V.
  9. 111 usulan dari Universitas Diponegoro
  10. 109 usulan dariDaihatsu Motor Co, LTD

Top 10 Negara Pemohon Paten di Indonesia

Jepang menjadi negara asal pemohon yang mendominasi permohonan paten di Indonesia pada Tahun 2020. Sementara Indonesia sendiri menempati urutan ketiga sebagai negara asal pemohon paten pada Tahun 2020 dengan prosentase sebesar 17 persen.

Adapun rincian 10 besar negara asal pemohon paten di Indonesia pada Tahun 2020 sebagai berikut :

  1. Jepang (diberi 13.371)
  2. Amerika Serikat (diberi 6.009)
  3. Indonesia (diberi 4.946)
  4. Korea Selatan (diberi 1.987)
  5. Germany (diberi 1.963)
  6. Tiongkok (diberi 1.828)
  7. Belanda (diberi 1.587)
  8. Swiss (diberi 1.415)
  9. Perancis (diberi 1.067)
  10. Inggris (diberi 621)

Lihat Juga :

Apakah ada komentar