Mengingat Kematian

Keutamaan Mengingat Kematian

Setiap orang pasti akan menemui ajal (baca : kematian). Kematian disebut juga haadzim atau pemutus kelezatan dunia.

Allah Ta’ala mengingatkan orang-orang beriman, dalam Al-Qur’an, agar wafat dalam keadaan Islam. Maka hendaklah bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa.

Rasulullah SAW juga bersabda agar umatnya memperbanyak mengingat mati. “Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan”. (THR. An-Nasai, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Pimpinan Pondok Pesantren As-Shidqu Kuningan, Al-Habib Quraisy Baharun, menyampaikan beberapa fadhillah (keutamaan) mengingat tentang kematian. Beliau menukil beberapa hadits diantaranya :

Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW), lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.” “Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya. Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (THR. Ibnu Majah No. 4259).

Kita juga dapat mengambil pelajaran dari Al Qur’an Surat Al Mulk Ayat 2 yang artinya :

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (TQS. Al Mulk: 2).

Dalam Tafsir Al-Qurthubi disebutkan bahwa As-Sudi berkata mengenai ayat ini, yang dimaksud orang yang paling baik amalnya adalah yang paling banyak mengingat kematian dan yang yang paling baik persiapannya menjelang kematian. Ia pun amat khawatir menghadapinya.

baca juga :

Mencari Keridhaan Allah, Perniagaan yang Menguntungkan 100%

Aktivitas Autophagisom Konsep Peraih Nobel

5 Keutamaan Mengingat Kematian

Ada beberapa keutamaan bagi orang-orang yang mengingat kematian, terlebih bagi seorang muslim. Berikut 5 keutamaan tersebut :

Mengingat Kematian
Gambar oleh SofieLayla Thal dari Pixabay

Ibadah

Mengingat mati adalah termasuk ibadah tersendiri. Dengan mengingatnya saja seseorang telah mendapatkan ganjaran karena inilah yang diperintahkan oleh suri tauladan kita, Nabi Muhammad SAW.

Khusyuk

Mengingat kematian membantu kita dalam khusyu’ dalam salat. Nabi SAW bersabda :

“Ingatlah kematian dalam shalatmu karena jika seseorang mengingat mati dalam salatnya, maka ia akan memperbagus salatnya. Shalatlah seperti shalat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih punya kesempatan melakukan salat yang lainnya. Hati-hatilah dengan perkara yang kelak malah engkau meminta udzur (meralatnya) (karena tidak bisa memenuhinya)”. ( THR. Ad Dailami )

Bersiap

Mengingat mati juga menjadikan seseorang untuk semakin mempersiapkan diri untuk berjumpa dengan Allah. Karena barangsiapa mengetahui bahwa ia akan menjadi mayit kelak, ia pasti akan berjumpa dengan Allah.

Jika tahu bahwa ia akan berjumpa Allah kelak padahal ia akan ditanya tentang amalnya di dunia, maka ia pasti akan mempersiapkan jawaban.

Perbaikan

Mengingat mati akan membuat seseorang dapat memperbaiki hidupnya. Nabi SAW bersabda :

“Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).” (THR. Ibnu Hibban dan Al Baihaqi)

Berhati-hati

Mengingat kematian juga membantu kita agar tidak berlaku zalim. Allah Ta’ala berfirman :

“Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan.” (TQS. Al Muthoffifin: 4).

Ayat ini dimaksudkan untuk orang-orang yang berlaku dzalim dengan berbuat curang ketika menakar. Seandainya mereka tahu bahwa besok ada hari berbangkit dan akan dihisab satu per satu, tentu mereka tidak akan berbuat zalim seperti itu. Semoga kita semua diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah.

Allahu A’lam Bishshowab

Sumber : pesan dari WA Group berantai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *